[PROLOG] Suicidal Girl

 

suicidalgirl2

Suicidal Girl

ZEYA | PG-16 | Oh Sehun (EXO) – Han Jihye (YOU/OC) | Angst, Depression, AU, Suicide |

Disclaimer : I don’t own all idols in this story, I own all the fictional characters, storyline, plot, and Choi Sungmin(?) Please leave a comment, and do not plagiarize!

P.S: Cerita ini sedikit vulgar dan sedikit kasar, ditambah beberapa bagian yang banyak anak-anak belum ngerti. Kalau emang masih mau baca, harap jangan kaget, dan berikan komennya. Jerih payah banget ini /? Dan tolong sekali, jangan sekali-sekali mencari tahu hal ini, karena sejujurnya, ini bisa mengkontaminasi kalian._. Semoga suka!

Poster Credit : AIDENTOP

 

©ZEYA 2014

.

.

People who die by suicide, don’t want to end their lives, they want to end their pain.

 

Malam itu suara bekas hujan deras beberapa jam yang lalu masih terdengar dari dalam kamarnya yang remang-remang. Rambutnya berantakan, wajahnya penuh dengan airmata yang masih mengalir tanpa henti. Tubuhnya bergetar, giginya bergemeletuk sembari jarinya menuliskan kata demi kata diatas sepucuk kertas yang memungkinkan menjadi surat wasiatnya.

Wasiat.

Ah, sudah berapa lama ia menunggu waktu ini? Ada banyak hal yang membuatnya mengundur-undur waktu ini. Namun sekarang, semua hal itu tidak ada lagi artinya. Tampaknya, Tuhan benar-benar menginginkannya mundur dan mengaku kalah.

‘Ayah yang aku sayangi…..

Ibu yang aku puja……

Adikku yang sudah dewasa, walau dalam benakku kau masih kecil seperti bayi….’

Rentetan kata positif ia umbar dalam kertas berwarna hijau itu, ucapan terimakasih atas semua yang mereka berikan padanya. Dan ucapan maaf karena ia harus pergi dari kehidupan keluarganya.

‘Sehun….

Titik terang dari semua kegelapan yang kupunya….’

Tangisnya semakin menjadi kala jemarinya menulis dikertas berwarna merah muda itu, tangannya gemetar saat menulis kata demi kata, membuatnya terisak. Tidak diindahkannya wajahnya yang sudah sangat merah dan sembab karena menangis.

‘Aku menyukaimu—ah, bukan, aku mencintaimu… Namun tampaknya, aku terlalu berharap banyak… kau hanya ingin membantuku, bukan? Aku berharap banyak…’

Kata maaf, kata tidak apa-apa terus ia tuliskan hingga ia akhirnya mengangkat kepalanya. Ini saatnya. Kakinya bergetar saat ia duduk, membuatnya mengangkat kakinya, memeluk kakinya dan meringkuk kesudut kasurnya. Menatap kepenjuru ruangan, mengingat kembali ruangannya yang ia tempati selama hidupnya.

“Sungguh, aku akan merindukan kalian.”

Dipandanginya figura-figura yang menunjukkan keintimannya dengan keluarganya—dulu sekali. Ah, ia sungguh rindu. Mungkin, jika ia pergi, ia bisa mengulang memori itu lagi, dan membuatnya bertahan hingga selamanya. Hingga matanya bertumpu pada figura menunjukkan dirinya dan Sehun, berangkulan dan tersenyum lebar kearah kamera.

“Aku akan rindu untuk tersenyum sekali lagi, Oh Sehun.”

Maafkan aku, aku sudah lelah.

 

She was drowning, but nobody saw her struggle.

 

A.N : Halo, ini cuman prolog untuk One-shot Fanfic yang bakal saya publish sekitar dua bulan kedepan, setelah Cruel Pt.4 saya rilis—tiga minggu lagi T_T. Maafin saya karena belum sempat lanjutin fanfic-fanfic saya karena kesibukan dunia perkuliahan (eaaa, maba maba). Semoga kalian suka dengan prolog ini, dan semoga kalian bakalan nungguin fanficnya!!! ❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s